Connect with us

Even

MIN 9 Wakili HSU Lomba LSS Tingkat Nasional

AMUNTAI, RK – Madrasah Ibtidayah Negeri (MIN) 9 Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), terpilih menjadi perwakilan HSU dalam Lomba Sekolah Sehat (LSS) tingkat Nasional tahun 2019, Rabu (25/9/2019).

Wakil Bupati HSU H Husairi Abdi didampingi Camat Amuntai Tengah, Kepala Desa Harus, Kepala Sekolah MIN 9 dan para jajaran karyawan MIN 9  menerima tim verifikasi Lomba Sekolah Sehat (LSS) tingkat Nasional di MIN 9 Desa Harus.

Ketua LSS Zulkifli mengatakan kegiatan ini adalah tindak lanjut verifikasi dari tim sebelumnya dan mengecek kekurangan dari catatan tim sebelumnya yang harus dilengkapi dan disempurnakan untuk menentukan hasil final dari penilaian lomba sekolah sehat ini.

“Setelah kami verifikasi di MIN HSU hampir semuanya sudah terpenuhi sesuai dengan standart yang diharapkan, khususnya sarana prasana dan juga karakter. Apa yang menjadi catatan dari penilaian tahap pertama sudah ditindaklanjuti pihak madrasah,” ujar Zulkifli.

Ia juga mengatakan, tahun ini ada 3 kategori lomba yang diadakan, yang berbeda dari tahun sembelumnya hanya 2 kategori saja. Kategori tersebut seperti, best performance, best achievement, dan best attitude.

“Karena ini sekolah madrasah ada tambahan mata pelajaran agama, diharapkan melalui pendekatan itu karakter anak anak yang sudah dibangun tersebut bisa lebih baik lagi dari waktu ke waktu,” harapnya.

Wakil Bupati HSU H Husairi Abdi yang juga Ketua Pembina UKS HSU mengatakan, UKS di Hulu Sungai Utara dari tahun ke tahun sebelumnya selalu mendapatkan apresiasi dari pusat.

Husairi juga mengapresiasi MIN 9 ini yang akan mengikuti LSS mewakili Kabupaten Hulu Sungai Utara karena didukung penuh juga oleh masyarakat sekitar dalam mengikuti lomba tersebut.

“Meskipun kebanyakan masyarakat di sini adalah petani tapi kegiatan UKS ini betul betul didukung oleh masyarakat,” ucapnya.

Husairi juga menambahkan, setelah dilakukan penilaian pertama dengan catatan masih ada yang kurang dan harus dilengkapi, dipenilaian kedua ini semua kekurangan sudah dilaksanakan sekolah dan masyarakat.

“Diharapkan sekolah ini menjadi contoh dan sebagai model, yaitu sekolah yang berada di kampung tetapi mendapatkan apresiasi dari nasional,” pungkas Husairi.(MF)

 

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial