Connect with us

Organisasi

KKT Banjarmasin Bakal Bentuk Kepengurusan Dengan Sistem Distrik

BANJARMASIN, RK- Organisasi Kerukunan Keluarga Tabalong (KKT) Banjarmasin diharapkan dapat membentuk jaringan hingga ke akar rumput melalui sistem distrik.

Hal tersebut diungkapkan oleh Dewan Pembina KKT Banjarmasin Ustad Chairani Ideris disela kegiatan Musyawarah KKT Banjarmasin, Sabtu (30/12/2019) di Rumah Makan Lima Rasa Banjarmasin.

“Kedepan KKT Banjarmasin perlu dibentuk kepengurusan melalui sistem distrik. Tahap awal kepengurusannya minimal harus ada di wilayah Banjarbakula,” katanya.

Dengan dibentuk sistem distrik maka mudah dalam melakukan penginventarisiran masyarakat asli tabalong yang kini merantau dan menetap di luar daerah. Selain itu sistem distrik juga membuat pelaksanaan berbagai kegiatan yang dilakukan organisasi semakin efektif dan efesien.

“Cita-cita saya distrik ini juga bisa berkembang ke negara tetangga, seperti Singapura, Malaysia hingga Brunai Darussalam. Karena setahu saya banyak sekali pedagang bahkan pejabat pemerintah disana yang ternyata asli warga Tabalong,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua KKT Banjarmasin terpilih H Gafuri Yahya Daud berterimakasih atas dukungan semua pihak kepada dirinya. Ia pun berkomitmen untuk dapat membesarkan organisasi agar lebih eksis lagi kedepannya, termasuk dengan membentuk sistem distrik.

Selain itu KKT Banjarmasin akan menjadi mitra Pemerintah Kabupaten (Pemkab) untuk dapat mendorong Kabupaten Tabalong bertransformasi dan siap menjadi daerah penyangga Ibu Kota Negara Baru di masa depan.

“Di organisasi ini banyak sekali anggota yang sukses berkarir di bidang swasta hingga pemerintahan. Ini nanti akan kita inventarisir dengan sistem distrik tadi, agar mereka dapat kita minta bantuan kedepannya untuk memberikan sumbangsih pemikiran bagi Kabupaten Tabalong di masa depan,” tambahnya.

Dilain pihak Sekretaris Pemkab Tabalong A.M Sangadji mengapresiasi keinginan KKB Tabalong yang ingin ikut berkontribusi dalam membangun Kabupaten Tabalong yang lebih baik di masa depan.

Sebagai daerah yang berbatasan langsung dengan Ibu Kota Negara baru di Provinsi Kaltim, Kabupaten Tabalong memerlukan banyak masukan oleh pihak terkait untuk mempersiapkan diri menjadi daerah peyangga ibu kota.

“Kami tentu tidak bisa sendiri, perlu peran semua pihak agar Kabupaten Tabalong mampu memanfaatkan peluang sebagai daerah penyangga Ibu Kota Negara baru demi kemajuan daerahnya,” tukasnya.(AR)

Editor: Agus Salim

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial