Connect with us

Pemprov Kalsel

Hasil SWAB di Pasar Tradisional Kota Banjarmasin Keluar, 102 Orang Positif Covid-19

BANJARMASIN, RK- Upaya Tim Gugus Tugas Percepatan, Pengendalian dan Penanganan Covid-19 Provinsi Kalsel dan Kota Banjarmasin dalam memasifkan Tracing dibeberapa Pasar Tradisional di Kota Seribu Sungai membuahkan hasil.

Terbaru dari hasil data yang dirilis oleh Laboratorium Balai Teknik Kesehatan Lingkungan Pengendalian Penyakit (BTKL-PP) Provinsi Kalsel di Kota Banjarbaru menyebutkan, sebanyak 102 orang yang sebelumnya dilakukan tes SWAB di beberapa Pasar Tradisional di Kota Banjarmasin dinyatakan positif Covid-19.

“102 orang itu semuanya berasal dari beberapa pasar Tradisional di Kota Banjarmasin. Saat di tes ditempat menggunakan Rapidtest mereka dinyatakan reaktif, kemudian dilanjutkan dengan SWAB hasilnya positif Covid-19,” ungkap Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan, Pengendalian dan Penanganan Covid-19 Provinsi Kalsel HM Muslim, Kamis (28/5/2020).

Ada pun beberapa pasar Tradisional di Kota Banjarmasin yang menjadi tempat pengujian, yaitu Pasar Sudimampir, Pasar Sentral Antasari, Pasar Binjai dan Pasar Pekauman.

“Dari hasil ini menempatkan Pasar Tradisional di Kota Banjarmasin merupakan cluster kedua terbesar di Kalsel. Untuk terbesar pertama berasal dari Gowa sebanyak 137 kasus, lalu Cluster Jawa Barat, Kluster Klateng dan Kluster Kontak 1,” tambahnya.

Agar penularan Covid-19 di Pasar Tradisional di Kota Banjarmasin tidak semakin meluas, Tim Gugus Tugas Percepatan, Pengendalian dan Penanganan Covid-19 Provinsi Kalsel bekerjasama dengan TNI dan Polri menurunkan 342 personil gabungan yang akan ditempatkan di 38 Pasar yang ada di Kota Banjarmasin.

Personil gabungan yang terdiri dari unsur Polisi, TNI dan Satpol PP tersebut nantinya akan bertugas mengedukasi masyarakat dan pedagang secara humanis agar mau menerapkan protokol kesehatan secara benar.

“Diharapkan melalui cara ini baik masyarakat dan pedagang makin teredukasi dalam menerapkan protokol secara benar, baik itu dengan menggunakan masker saat berada diluar rumah, rajin cuci tangan dengan sabun dan air mengalir serta menerapkan social distancing,” jelasnya.

Jika dilihat secara keseluruhan, untuk Provinsi Kalsel sendiri angka positif Covid-19 sudah mencapai 819 orang. Ada penambahan sebanyak 116 orang jika dibanding hari sebelumnya yang hanya mencapai 703 orang.

Ada pun tambahan 116 orang kasus baru Covid-19 tersebut, 14 orang berasal dari Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang dinaikkan statusnya menjadi positif Covid-19 dan 102 lainnya merupakan hasil Tracing di Kota Banjarmasin.

“Dari 819 orang tersebut Dalam Perawatan mencapai 666 orang, 81 orang sembuh dan 72 orang meninggal dunia. Sedangkan untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) mencapai 916 orang dan PDP mencapai 171 orang,” tukasnya.(ar)

Editor: Agus Salim

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial