Connect with us

umum

Belajar Sistem Online, Akademisi: Mutu dan Kualitas Pendidikan akan Turun

BANJARMASIN, RK – Pemerintah saat ini dihadapkan dengan sebuah pilihan cukup sulit tentang pendidikan di tanah air.

Akibat pandemi Corona, proses belajar mengajar secara tatap muka untuk sementara waktu ditiadakan. Keluarlah kebijakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau yang lebih dikenal sistem online atau daring.

Begitu pula di Banjarmasin, semua sekolah mulai tingkat PAUD/TK hingga SLTA sederajat, Pendidikan Tinggi atau perkuliahan, untuk sementara waktu menggunakan sistem online.

Pemerintah Kota Banjarmasin punya alasan cukup kuat belum mengeluarkan kebijakan pendidikan secara tatap muka atau rutinitas sekolah seperti sebelum wabah Corona.

Masih tingginya angka positif Corona di ibukota Kalsel mencapai 1800 lebih, menjadi pertimbangan Pemkot Banjarmasin meniadakan proses belajar mengajar secara tatap muka hingga saat ini.

Meski begitu banyak kalangan mempertanyakan efektivitas pembelajaran jarak jauh yang pasti tidak seperti proses belajar secara tatap muka.

M Ihsan Abdillah salah satu Dosen Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Antasari mengatakan, proses pembelajaran secara daring memang tidak seefektif tatap muka.

Dalam sebuah proses belajar mengajar, tatap muka merupakan sebuah hal yang cukup mempengaruhi kualitas proses, hingga mutu pembelajaran.

“Yang paling efektif memang secara tatap muka. Namun karena kondisi seperti ini, mau tidak mau dilakukan secara online,” ucapnya.

Dalam sebuah proses belajar mengajar secara tatap muka lanjut Ikhsan, ada banyak hal positif yang bisa didapat siswa atau mahasiswa.

“Kualitas dan mutu pendidikan pasti turun. Ini yang menjadi tugas kita bersama memikirkan bagaimana agar mutu dan kualitas pendidikan tetap bagus,” terangnya.

Terpisah, Ketua Komisi IV DPRD Banjarmasin Matnor Ali meminta kerjasama dan keterlibatan keluarga dalam mensukseskan sistem pembelajaran jarak jauh.

“Memang ini sebuah situasi yang cukup sulit bagi dunia pendidikan. Pemerintah harus berupaya keras agar mutu dan kualitas pendidikan tetap dijaga. Peran orang tua sangat besar mendampingi anak agar semua arahan dari sekolah berjalan dengan baik,” tutupnya. (hdr)

Editor: Sandi Firly

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial