Connect with us

DPRD Kota Banjarmasin

Ratusan Juta Utang Pajak Belum Terbayarkan ke Pemkot Banjarmasin

BANJARMASIN, RK – Pemerintah Kota diminta merealisasikan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari berbagai sektor potensial seperti pajak parkir dan reklame.

Kedua sektor penyumbang PAD itu ternyata masih memiliki utang tunggakan dengan Pemkot Banjarmasin.

Untuk piutang pajak reklame yang belum tertagih nominalnya terbilang kecil mencapai Rp 202 juta dari 17 titik pajak reklame. Sementara untuk piutang pajak parkir jumlahnya cukup besar mencapai Rp 600 juta lebih dari 44 objek pajak yang hingga saat ini belum terbayarkan.

Ketua Komisi II DPRD Banjarmasin H M Faisal Hariyadi berjanji segera mengundang Dinas Perhubungan dan Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Banjarmasin untuk meminta penjelasan status piutang Pemkot Banjarmasin dengan sejumlah objek pajak yang hingga saat ini belum terbayarkan.

“Dalam waktu dekat kami akan panggil Dinas terkait untuk meminta penjelasan kenapa masih ada piutang pajak yang belum terbayar. Bagaimana status objek pajak ingin kami perjelas,” ucap Faisal Hariyadi, Kamis (30/7/2020).

PAD Banjarmasin dari sektor pajak parkir lanjutnya memang menjadi salah satu primadona PAD Banjarmasin di samping PAD yang ditarik dari pajak rumah makan atau restoran.

Sementara untuk pajak reklame lanjut Politisi PAN, jumlahnya relatif kecil dibanding kedua objek pajak tersebut.

“Karena ini jadi primadona kita ingin pemasukan sektor pajak parkir bisa maksimal. Saat ini PAD Banjarmasin memang targetnya diturunkan karena wabah Covid 19. Namun semua potensi pajak harus tetap dimaksimalkan,” harapnya.(hdr)

Editor: Sandi Firly

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial