Connect with us

Kabupaten HST

Masuk Zona Orange, Aparat Gabungan HST Tetap Rutin Gelar Yustisi Prokes

BARABAI, RK – Hampir seminggu masuk zona orange (sedang), aparat gabungan HST gencar melaksanakan operasi yustisi penegakkan hukum dan disiplin Perbup Nomor 34 Tahun 2020.

Senin 26 Oktober 2020, operasi yustisi penegakkan hukum dan disiplin protokol kesehatan digelar di dua tempat berbeda, yaitu di depan Komplek Pasar Garuda Barabai dan di depan Masjid Sulaha Barabai.

Kasat Pol PP HST, Abdul Razak menuturkan kerja keras tim gabungan melakasanakan operasi yustisi penegakkan Perbup Nomor 34 selama satu bulan lebih ini, berhasil menjadikan Hulu Sungai Tengah dari zona merah ke zona orange. “Semoga dengan kekompakan tim dan kerjasama warga masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan kita dapat menjadikan Hulu Sungai Tengah menjadi zona hijau atau terbebas dari Covid-19,” ujarnya.

Diakuinya, masih dijumpai warga yang tidak memakai masker dalam kegiatan operasi yustisi, dan tim gabungan memberikan sanksi baik teguran tertulis, membeli masker dan sanksi sosial (menyapu di tempat umum).

“Karena itulah, kami mengimbau agar masyarakat untuk tetap mematuhi prokes, yaitu selalu menggunakan masker, sering cuci tangan menggunakan sabun dengan air yang mengalir serta jaga jarak serta menghindari kerumunan dengan orang banyak guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” tandasnya.

Sementara itu Danramil 1002-06/Barabai Kapten Inf Rudi Hartono disela-sela kegiatan operasi yustisi menyampaikan bahwa TNI selalu siap memberikan bantuan kepada Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah dalam penanganan Covid-19.

“Seperti hari ini, anggota Kodim 1002/Barabai sebanyak 10 orang bergabung dengan anggota Polres HST, Satpol PP HST, BPBD HST, Dinas Perhubungan melaksanakan operasi yustisi penegakkan hukum dan disiplin protokol kesehatan. Ini merupakan wujud nyata bahwa TNI bersama dengan komponen lain aktif dalam pencegahan dan penularan Covid-19,” tegasnya.

Adapun hasil operasi yustisi terdapat 35 orang pelanggar dan disanksi teguran tertulis 13 orang, membeli masker 13 orang, dan 9 orang sanksi sosial menyapu.(Ary)

Editor: Agus Salim

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial