Connect with us

Bakeuda Kalsel

Tren Positif, Pendapatan Pajak Daerah Tahun 2019 Naik Dibandingkan 2018

DI TENGAH pertumbuhan ekonomi global tak menentu dan berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi Kalsel, justru kontribusi pendapatan pajak daerah Kalsel tahun 2019 mengalami tren positif sebesar 82,51% terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). Capaian ini lebih tinggi dibandingkan tahun 2018 lalu yang hanya sebesar 74,16%. Begitu pula dengan realisasi pendapatan pajak daerah pada Januari 2020 ini, rata-rata capaian di atas 7% dari target yang telah ditetapkan.

“Kita berdoa saja ekonomi semakin baik dan dunia usaha bergerak positif, insya Allah anggaran kas pendapatan dapat terpenuhi sesuai harapan bersama,” ujar Rustamaji, Kepala Bidang Pengelolaan Pendapatan Daerah Bakeuda Kalsel, saat rapat koordinasi dan evaluasi triwulan IV 2019 dan Januari 2020 terhadap target dan realisasi penerimaan pajak daerah yang dikelola langsung oleh UPPD/SAMSAT se-Kalimantan Selatan.

Rakor ini juga dihadiri Plt Kepala Badan Keuangan Daerah Drs H Abdul Haris MSi, Sekretaris Badan, para Kepala Bidang dan Kepala UPPD, para Kasi, serta jajaran Bakeuda lainnya.

Rustamaji menambahkan, realisasi pendapatan pajak daerah tahun 2019, khususnya capaian Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) telah melampaui target, karena adanya arahan pimpinan melalui kebijakan Gubernur Kalimantan Selatan H Sahbirin Noor, antara lain perubahan pengenaan PKB progresif, pembebasan BBNKB II, dan denda administrasi  PKB.

“Jadi capaian ini merupakan kerja tim sesuai arahan pimpinan melalui kebijakan Bapak Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor,” ujarnya.

Sementara itu, Plt Kepala Bakeuda Kalsel dalam amanahnya mengatakan, ekosistem pengelolaan pendapatan daerah marwahnya adalah pemenuhan pendapatan daerah yang optimal dalam rangka memenuhi anggaran belanja dan pembiayaan daerah.

Dia menegaskan, Badan Keuangan Daerah Kalimantan Selatan yang merupakan pilar pengelola denyut nadi penerimaan daerah harus bekerja keras atau tidak biasa-biasa saja mengupayakan pelayanan yang maksimal, linier dengan hasil yang diperoleh output dan outcome terukur, memenuhi harapan  balance, memenuhi anggaran belanja dengan selalu menjaga cash flow APBD.

“Khusus UPPD/SAMSAT, harmonisasi, sinergisitas dan kerjasama instansi terus dibangun dan diperkuat melalui Tim Pembina SAMSAT yang solid dan berwibawa, pelayanan kepada masyarakat lebih diutamakan sesuai standar pelayanan publik, baik konvensional maupun berbasis teknologi informasi,” pesannya.(ADV-BAKEUDA-KALSEL)

Editor: Agus Salim

 

 420 Views

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *