Connect with us

Ekonomi

BI: Masyarakat Kalsel Tidak Perlu Berlebihan Tanggapi Virus Corona

BANJARMASIN, RK- Kepala Kantor Perwakilan Wilayah Bank Indonesia (KPW BI) Provinsi Kalsel Amanlison Sembiring menegaskan, masyarakat Banua untuk tidak perlu berlebihan dalam menanggapi virus corona yang kini masuk ke Indonesia.

Hal ini menurutnya penting, karena jika masyarakat menyikapinya secara berlebihan, dapat ikut membuat kondisi ekonomi di Banua terimbas negatif.

“Misalnya karena menyikapinya berlebihan, membuat aksi borong kebutuhan pokok dipasaran meningkat. Ini kan tentu tidak baik bagi ekonomi Kalsel, karena hal tersebut dapat memicu inflasi,” ujarnya, Kamis (05/03/2020).

Saat ini Pemerintah Provinsi juga sudah gencar melakukan antisipasi agar virus corona tidak masuk ke  Kalsel. Jadi menurutnya masyarakat tidak perlu mengkhawatirkan masalah virus corona secara berlebihan.

“Sikapi masalah ini dengan bijak, baik itu dengan melakukan langkah pencegahan dengan memakai masker, memeriksa kondisi tubuh secara rutin maupun meningkatkan kekebalan tubuh dengan berolahraga. Ini jauh lebih efektif ketimbang melakukan aksi borong kebutuhan pokok,” tegasnya.

Dengan merebaknya kasus virus corona di Indonesianya, diakuinya cukup membuat kondisi ekonomi di Indonesia ikut terimbas negatif. Hal ini bisa dilihat dari diturunkannya target pertumbuhan ekonomi Indonesia yang sebelumnya dipatok 5,2 – 5,6 persen, manjadi hanya 5 – 5,4 persen.

“Karena itulah kita jangan memperparah keadaan. Sekali lagi kita harus bijak menghadapi masalah ini dengan melakukan langkah tepat yang tidak membuat ekonomi di Banua ikut terimbas negatif,” tukasnya.(ar) 

Editor: Agus Salim

Di Posting 05/03/2020 11:02 AM by Arief Syarkawie

 660 Views

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *