Connect with us

Kalteng

Melihat Cara Kerja Protokol, Demi Giat Kepala Daerah Kadang Rela Terpisah Keluarga

BERTUGAS - Arief Nor Rachman Dan Hengky, Bagian Protokol Pulang Pisau di sela-sela tugas mengikuti pimpinan Daerah. ( Dok.Protokol)

PULANG PISAU, RK – Menjadi Kepala Daerah sekelas Bupati dan Wakil Bupati Pulang Pisau, bukanlah pekerjaan mudah. Menyelesaikan acara yang begitu banyak, jika tidak dilakukan pengorganisasian yang matang, tentu akan membuat semua jadi berantakan. Nah, dibalik kelancaraan Kegiatan kepala Daerah, mungkin sedikit orang yang tahu. Jika ada fungsi Protokol yang bekerja.

Arief Nor Rahman, Kepala Sub bagian Protokol Dan Hubungan kerjasama pada Bagian Umum Setda Pulang Pisau berkisah, bagaimana sibuknya mereka bekerja, mengatur agenda kepala Daerah setiap harinya, hingga rela mengurangi jatah libur bersama keluarga.

“Bupati dan Wakil Bupati serta sekda adalah pimpinan tertinggi di Pemerintahan Kabupaten, tentu punya agenda padat tiap harinya. Mulai dari tugas pemerintahan, hingga urusan non formal. Agar jadwal acaranya tidak terbentur, maka menjadi tugas bagian Protokol untuk bisa tersusun dengan baik ” Ujar Arief kepada awak media ini.

Hampir 8 tahun ditempatkan dibagian Protokol, Arief mengaku mulai hafal, apa saja makanan yang jadi kesukaan kepala Daerah mulai Bupati H.Achmad Amur, H.Edy Pratowo hingga wakil Bupati saat ini Pudjirustaty Narang.

“Saat kegiatan Tingkat Nasional, kita diuji untuk bisa mengatur dengan sigap kelancaran pelayanan kepada pimpinan. Untungnya disela-sela kegiatan, kami pun bisa ketemu dan berfoto dengan para menteri, Panglima TNI bahkan Presiden. Mungkin kalau orang lain hanya bisa melihat dari jauh sosok menteri dan presiden, nah protokol alhamdulilah berada dijarak yang dekat sekali,” kenang laki-laki kelahiran Kuala Kapuas 21 April 1986 silam ini.

DEKAT PEJABAT – Arief Nor Rachman ( tengah)  berfoto bersama mantan Panglima TNI ( Purn) Gatot Nurmantyo disela-sela tugas.( Dok.Protokol)

Meski begitu, ada hal yang dianggap menjadi ujian bagi Protokol. Misalnya, Padatnya kegiatan pimpinan yang harus melayani undangan atau menerima tamu dihari libur, rupanya juga berimbas pada jam kerja protokol. Tidak hanya bekerja sampai malam, sering hari-hari libur seperti hari minggu yang menjadi jatah bagi keluarga justru membuat mereka, mau tidak mau harus siap dengan seragam kerja. Untungnya, kesigapan sesama rekan pegawai di protokol dinilai sangat membantu terselesaikannya banyak agenda kepala Daerah.

“Kekuatan protokol saat ini sekitar 11 orang jika dibanding dengan banyaknya jadwal pimpinan masih kurang. Agar semua anggota bisa tetap menikmati libur dengan keluarga, kita bagi jadwal piket. Semua dibagi bergiliran, kecuali untuk yang mendesak atau kegiatan besar, kita akan turun dengan kekuatan full. Saya selalu memberi semangat teman-teman, bagaimanapun menjadi bagian protokol adalah tanggung jawab,” tukasnya. ( ds )

 

Biodata Narasumber :

Nama :
Arief Nor Rachman

Tempat tanggal Lahir :
Kuala Kapuas 21 April 1986

Pendidikan :
S1 Hukum Universitas Muhammadiyah Malang

Jabatan :
Kasubag Protokol dan Hubungan Kerjasama Bagian Umum Setda Pemkab Pulang Pisau

Hobby :
Touring Motor

 

Editor : Arif Syarkawie

 192 Views

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *