Connect with us

Bank Kalsel

Fatayat NU Kalsel Diharapkan Terus Beri Kontribusi Untuk Banua

BANJARMASIN, RK – Diera milenial seperti saat ini, pembangunan suatu bangsa tidak hanya bertumpu pada kaum Adam. Kontribusi kaum hawa juga sangat diperlukan dalam membangun sebuah peradaban.

Hal ini disampaikan Ketua Umum PW Fatayat NU Kalsel Hilyah Aulia usai pelantikan Pimpinan Wilayah Fatayat NU Kalsel periode 2020-2025 oleh Ketua NU Kalsel H Haris Makkie, Minggu (08/03/2020) di Gedung Mahligai Banjarmasin.

Hilyah yang juga Anggota DPRD Banjarmasin ini berkomitmen Fatayat NU Kalsel akan terus ambil bagian dalam mengisi pembangunan, perekonomian, dan sosial masyarakat.

“Fatayat sudah selayaknya ambil bagian dalam pembangunan. Sudah banyak lahir wanita luar biasa kader Fatayat hang ambil bagian dalam pembangunan. Kami ingin lahirkan lebih banyak lagi kedepan,” ucap Hilyah.

Mengusung tema Revitalisasi semangat insan Fatayat Banua membangun kemandirian ekonomi ummat di era 4.0, Hilyah sangat bersemangat Fatayat Banua berkontribusi besar dalam mengembangkan kehidupan masyarakat.

Selaku organisasi dibawah NU Kalsel, Fatayat Banua lanjutnya akan segera berkoordinasi ditingkat Kabupaten Kota agar segera merapatkan barisan dan mendorong lahirnya Fatayat yang militan.

“Penekanan selanjutnya pengembangan sumber daya dalam perekonomian dan sosial kehidupan di Banua. Fatayat harus punya kader yang menjadi kekuatan bagi perekonomian diera digitalisasi saat ini,” harapnya.

Ketua Umum Pimpinan Pusat Fatayat Anggia Ermarini berharap, Fatayat Kalsel terus bergerak, berhikmat, menata organisasi, memunculkan kader yang bagus, hingga organisasi tingkat anak ranting sebagai ujung tombak organisasi.

“Tahun ini Fatayat NU memasuki usia 70 tahun. Kita harus bangga dengan cara mencurahkan pengalaman kita ke masyarakat agar mampu memberi kontribusi besar bagi masyarakat,” katanya.

Fatayat Kalsel lanjutnya, harus mampu mengembangkan kaum hawa di Banua, sehingga mampu bersaing dan memberikan kontribusi besar dalam pembangunan daerah bahkan nasional.

“Menjadi pengurus harus mampu mencurahkan semua waktu dan pikiran untuk organisasi. 10 tahun lalu sudah jadi prioritas kita dalam hal kemandirian ekonomi. Saat ini yang sedang kita kembangkan Tenaga Kerja Mandiri, ini harus dikembangkan di Kalsel,” harapnya.

Ketua Pengurus Wilayah (PW) Nahdatul Ulama (NU) Kalimantan Selatan H. Abdul Haris Makkie M.Si mengatakan, sebagai salah satu organisasi dibawah NU Kalsel, Fatayat diharapkan mampu ambil bagian dan terus bergerak mengisi pembangunan.

Sebagai salah satu organisasi terbesar di Kalsel, NU lanjutnya akan terus memberikan perhatian besar kepada seluruh organisasi dibawah NU Kalsel.

Hal ini agar semua organisasi termasuk Fatayat mampu terus terlibat membangun Banua sesuai dengan fungsinya.

“Diera saat ini eksistensi kaum wanita sangat besar perannya dalam hal pembangunan. Sejauh jauh hari Kiyai kita sudah memprediksi jika kaum wanita punya fikiran dan peran besar dalam membangun sebuah bangsa.

Sangat penting lanjut Haris Makkie yang juga Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel Fatayat menjaga Marwah sebagai salah satu organisasi penting di NU Kalsel.

“Buat konsep dan bangun kepercayaan publik bahwa Fatayat punya peran besar bagi masyarakat. Organisasi adalah cerminan bagi NU Kalsel. Berikan yang terbaik untuk Banua,” tutupnya

Sekedar diketahui kegiatan pelantikan Pimpinan Wilayah Fatayat NU Kalsel periode 2020-2025 juga didukung oleh Bank Kalsel.(hdr)

Editor: Arief Syarkawie

Di Posting 08/03/2020 5:00 AM by Arief Syarkawie

 981 Views

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *