Connect with us

Banjarmasin

Pendapatan Turun, Pedagang Kini Bergantung “Acil Asmah”

BANJARMASIN, RK –  Salah satu sektor yang terdampak Virus Corona adalah perekonomian warga . Sejak tiga pekan terakhir, pedagang hampir di semua pasar tradisional Banjarmasin mengalami penurunan pendapatan.

Hal ini dikarenakan kunjungan masyarakat yang turun drastis dikarenakan lebih banyak yang diam di rumah lantaran khawatir terpapar Virus Corona secara kontak langsung.

Turunnya pendapatan pedagang diakui Kepala Bidang Pasar Dinas Perindustrian dan Perdagangan Banjarmasin Ichrom M Tezar.

“Sudah tiga pecan terakhir pendapatan pedagang turun drastis. Hal ini disebabkan kunjungan masyarakat yang juga turun lantaran wabah Virus Corona,” ucap Ichrom.

Meski begitu, pihaknya tidak tinggal diam melihat keluhan pedagang. Sejumlah inovasi dilakukan, di antaranya dengan program “Ayo Cil Antarkan Sampai ke Rumah” (Acil Asmah).

Program ini setidaknya mampu mendongkrak pendapatan pedagang yang saat ini turun drastis akibat kunjungan pembeli yang juga turun dalam beberapa pekan terakhir.

“Sudah ada 15 pasar yang dikelola Pemkot Banjarmasin di mana 145 pedagang telah mendaftarkan diri mengikuti program ini. Warga tinggal telepon atau What’s App (WA). Barang belanjaan akan dikirim ke rumah pemesan,” terang Ichrom.

Lebih jauh Ichrom mengatakan, aplikasi yang dibuat Pemkot Banjarmasin ini setidaknya mampu mendongkrak turunnya pendapatan pedagang antara 10-30 persen.

Mengingat program ini masih baru, tentu perlu sosialisasi karena respon masyarakat cukup besar dan di sisi lain sangat membantu pedagang yang merasakan dampak turunnya pendapatan.

“Dalam situasi sulit seperti ini peran kita semua membantu pemerintah sangat diharapkan. Semoga saja cepat kembali pulih dan maayarakat bisa berusaha seperti biasa,” tutupnya. (hdr)

Editor: Sandi Firly

Di Posting 10/04/2020 6:51 AM by Sandi Firly

 711 Views

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *