Connect with us

Kalteng

PDP Bertambah 5 Orang hasil dari Rapid Tes gratis di Posko Gugus Tugas

Rapat Analisa dan Evaluasi – Sejumlah Petugas Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pulpis saat melakukan pembahasan terkait kebijakan dan langkah guna mencegah peyebaran Covid di Posko gugus, Rabu (3/5/20) tadi.

PULANG PISAU, RK – Hasil dari pelaksanaan rapid test gratis yang dilaksanakan di hari ketiga di Posko Gugus Tugas menambah data jumlah PDP di Kabupaten Pulang Pisau, penambahan data PDP sebanyak 5 orang dengan rincian 3 orang dari Kecamatan Kahayan Hilir tepatnya 2 orang dari Desa Mentaren II, 1 Orang dari Kelurahan Pulang Pisau,  Satu orang dari Desa Henda Kecamatan Jabiren Raya dan 1 orang dari Desa Wono Agung Kecamatan Maliku

Di katakan Juru Bicara Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Pulang Pisau, dr. Muliyanto Budihardjo di Posko Gugus Tugas Covid-19, Rabu (3/6/2020) jika dengan bertambahnya 5 orang PDP tersebut sehingga total PDP di Pulang Pisau menjadi 12 Orang, dan untuk data lainnya seperti OTG masih tetap 2 orang, ODP berjumlah 1 orang, dan untuk data Positif masih 7 orang, dengan rincian 5 orang dinyatakan sembuh, 2 orang masih dalam perawatan.

“ Naiknya jumlah PDP itu adalah hasil dari rapid tes yang di laksanakan oleh tim gugus tugas covid-19 di Posko Tugas Covid-19 secara massif dari sebelumnya. Kita berharap dengan adanya pelaksanaan rapid tes ini dapat lebih cepat  mengetahui hasilnya, dan apabila seseorang dengan hasil reaktif akan di  isolasi,” ujarnya.

Dikatakan dokter Mul, saat ini pihaknya juga menyediakan rapid test gratis untuk para pedagang sembako yang ber-ktp Pulang Pisau. Kebijakan tersebut untuk memudahkan para supir angkutan yang kerap mengambil barang ke luar kota Pulang Pisau sehingga ikut membantu distribusi sembako di wilayah Pulang Pisau.

“ Namun untuk mendapatkan rapid test para pengaju memang benar adalah pedagang atau supir angkutan dengan dibuktikan surat keterangan dari desa dan keluarahan. Jika hasil tesnya non reaktif kita akan berikan surat keterangan yang ada masa berlakunya. Namun jika hasilnya reaktif maka kita akan melakukan karantina hingga dilanjukan cek swab,” tukas dokter Mul.( ds)

Editor : Arif Syarkawie

 141 Views

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *