Connect with us

Ekonomi

Juli Mulai Panen, Bulog Kalsel Akan Optimalkan Serap Beras Lokal

BANJARMASIN, RK- Bulog Divre Kalsel optimis mampu menyerap beras dari petani secara optimal pada panen beras lokal yang diperkirakan terjadi pada Juli – Agustus mendatang.

Menurut Kepala Bulog Divre Kalsel Arif Mandu, penyerapan beras lokal secara optimal sendiri bisa dilakukan karena pada saat panen tersebut diperkirakannya tidak akan banyak tengkulak yang menyerap beras lokal para petani.

“Biasanya kalau panen beras lokal tidak banyak tengkulak yang membelinya. Nah ini kesempatan Bulog untuk menyerap seoptimal mungkin dari para petani,” ungkapnya, Jumat (12/6/2020).

Jika mampu menyerap optimal maka tentunya akan mudah bagi Bulog Divre Kalsel dalam memenuhi target serapan beras pada tahun 2020 di Provinsi Kalsel yang mencapai 18.000 Ton.

“Saat ini kurang lebih kita sudah serap hingga 5.000 Ton lebih atau sekitar 30 persennya. Kami optimislah sampai akhir tahun nanti target serapan sebanyak 18.000 Ton dapat tercapai,” jelasnya.

Memang diakuinya untuk menyerap beras lokal ada beberapa kesulitan yang dihadapi pihaknya. Salah satunya masalah harga beli dari petani yang biasanya dijual diatas Harga Pokok Pembelian (HPP) yang ditetapkan pemerintah.

“Kita kalau sesuai HPP hanya bisa membeli beras lokal sebesar Rp8.300 perkilonya. Nah kebanyakan tengkulak berani beli dengan harga yang lebih dari itu, sehingga petani lebih banyak menjual dengan mereka,” katanya.

Kemudian masalah kedua adalah kebanyakan beras lokal yang dijual oleh petani memiliki kadar air sebesar 15-16 persen. Padahal untuk Bulog hanya dapat menerima beras lokal dengan kadar air maksimal sebesar 14 persen.

“Kita kan beli beras lokal untuk disimpan sebagai bamper stok. Makanya kada airnya harus 14 persen supaya tahan lama digudang,” tukasnya.(ar)

Editor: Agus Salim

 141 Views

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *