Connect with us

Pemprov Kalsel

Diuntungkan Iklim La Nina, Karhutla di Kalsel Turun Drastis

BANJARMASIN,RK — Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) akan terus meningkatkan kebutuhan yang sifatnya teknis operasional yakni mensiagakan 6 helikopter chinox di 6 Provinsi rawan karhutla di Indonesia hingga akhir November 2020.

Hal ini disampaikan oleh Plt Direktur Dukungan Infrastruktur Darurat BNPB, Budhi Erwanto usai rapat evaluasi penanggulangan kebakaran hutan dan lahan di Hotel Golden Tulip, Kamis (12/11/2020).

Terkait permintaan Provinsi Kalsel agar dapat memanfaatkan helikopter chinox untuk membantu penanganan bencana lain diluar karthula, Budhi memastikan helikopter chinox dapat digunakan untuk kepentingan penanganan segala jenis bencana termasuk banjir dan juga kebakaran pemukiman.

“Untuk Provinsi Kalsel penanganan karthula sudah cukup baik karena sudah banyak teknologi yang dimanfaatkan. Kemudian dari sebaran wilayah pun itu bisa terpantau dan terjangkau oleh operasi patroli, tinggal bagaimana menyatukan semua stakeholder yang ada berkaitan dengan modifikasi, aplikasi maupun penanganan di lapangan. Kalau itu sudah terbentuk maka akan memudahkan kita untuk meningkatkan penanganan lebih baik,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, R Basar Manullang, mengungkapkan karthula di tahun 2020 sudah tertangani dengan baik. Terbukti bahwa jumlah lahan yang terbakar tahun ini mengalami penurunan drastis hingga 80 persen dibanding kondisi tahun 2019, karena didukung dengan kondisi iklim La Nina, dengan terjadinya intensitas hujan yang lebih cepat sejak Agustus bahkan diperkirakan akan berlanjut hingga Maret 2021.

“Walaupun sudah terjadi penurunan masyarakat tidak lengah meski dilihat dari kondisi cuaca baik-baik saja,” ujarnya.

Dia mengharapkan perlu adanya kesadaran dan kepedulian dari semua lapisan masyarakat untuk mengubah kebiasaan membakar menjadi tidak membakar lahan, sehingga terjadinya sinergitas antara masyarakat dengan stakeholder terkait.(Nisa)

Editor Agus Salim

 138 Views

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *