Connect with us

Ekonomi

BPCB Programkan Jalur Rempah Mendapat Pengakuan UNESCO sebagai Warisan Dunia

BANJARBARU, RK — Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Kalimantan Timur menggelar Diskusi Kelompok Terpumpun Penyusunan Rencana Aksi Program Jalur Rempah Klaster Kalimantan Selatan tahun 2020-2024 di Grand Dafam Q Hotel Banjarbaru, Rabu (2/12).

Kepala BPCB Kaltim, Dr Muslimin AR Effendy memaparkan, diskusi ini bertujuan untuk menyusun dokumen yang berisi strategi dan tahapan rencana aksi Program Jalur Rempah tahun 2021-2025 yang akan dilakukan oleh UPT BPCB bersama untuk mensinergikan kegiatan Program Jalur Rempah di daerah.

“Program Jalur Rempah ini adalah program nasional jangka panjang yang dimulai dari tahun 2020 hingga tahun 2024, atau bahkan lebih, sampai mendapat pengakuan sebagai Warisan Dunia oleh UNESCO,” katanya.

Pria yang akrab disapa Muslim ini melanjutkan sebagai program nasional, Jalur Rempah melibatkan semua pemangku kepentingan, baik horizontal (antar pemangku kepentingan terkait di pusat), maupun vertikal (antara pemangku kepentingan terkait di tingkat pusat dengan di tingkat daerah).

“Bahkan, Program Jalur Rempah juga melibatkan kerjasama antara Indonesia dengan negara lain dan kelembagaan internasional,” jelasnya.

Adapun terkait BPCB, Muslim mengatakan Fungsi BPCB adalah melaksanakan penyelamatan dan pengamanan, zonasi, pemeliharaan, pengembangan, pemanfaatan, dokumentasi dan publikasi, pelaksanaan kemitraan di bidang pelestarian cagar budaya dan yang diduga cagar budaya.

Kemudian,untuk mengoperasionalkan fungsi tersebut di dalam kerangka program Jalur Rempah BPCB perlu menyusun dokumen Rencana Aksi Program Jalur Rempah di Daerah tahun 2021-2025 yang akan menjadi acuan bersama bagi semua pemangku kepentingan di daerah dalam perencanaan dan pelaksanaan kegiatan.(Nisa)

Editor: Agus Salim

 171 Views

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *