Connect with us

Hukum

Sidang Eks Ketua KONI Tabalong dan Bendahara Ditunda, Ini Alasannya

BANJARMASIN, RK – Sidang lanjutan kasus dugaan korupsi KONI Tabalong dengan kedua terdakwa HM Hilmi Apdanie (Eks Ketua KONI Tabalong) dan Irwan Wahyudi (Bendahara) ditunda oleh majelis hakim lantaran keduanya diduga positif terpapar Covid-19, Selasa (27/4) siang.

Terdakwa HM Hilmi Apdanie yang didampingi Kuasa Hukum HM Pazri SH MH dan rekan serta Irwan Wahyudie juga didamping Kuasa Hukum Berdy SH, sekarang menjalani perawatan di rumah sakit khusus penanganan Covid-19.

“Sementara sidang kita tunda, karena kedua terdakwa terpapar Covid-19, sekarang menjalani perawatan di rumah sakit rujukan penanganan Covid-19,” ujar Ketua Majelis Hakim Daru Swastika Rini SH.

Sementara JPU Adi Rifani SH MH melalui Johnson SH membenarkan bahwa kedua terdakwa tersebut positif terpapar corona.

”Dan sekarang keduanya sedang mendapatkan penanganan di RS di Tanjung khusus pasien corona, ” katanya turut menjelaskan saat ditemui usai sidang.

Sementara penasehat hukum terdakwa M Pazri SH, MH dari Kantor Borneo Law Firm melalui Muhammad Mauliddin Afdie SH MH juga membenarkan bahwa kliennya HM Hilmi Apdanie terpapar positif Covid-19 dan masih dalam penanganan yang cukup serius. “Pasalnya beliau (HM Hilmi Apdanie) memiliki riwayat penyakit jantung,” ungkap Pazri.

Dia berharap dengan kondisi sekarang agar majelis hakim bisa mengakomodir permohonan penangguhan penahanan yang telah diajukan.

Ditemui terpisah, Ketua PN Banjarmasin Moch. Yuli Hadi SH MH membenarkan jika keadaan kedua terdakwa seperti apa yang diungkapkan Ketua Majelis Hakim sebelumnya.

Sekadar diketahui, keduanya dijerat dengan pasal 2 dan 3 Jo pasal  UURI No 31 Tahun 1999, sebagaimana diubah dan ditambah pada UU No 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, Jo pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP.(hsn)

Editor: Agus Salim

 725 Views

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *