Connect with us

Hukum

Polres Tabalong Gagalkan Peredaran Sabu Seberat 34,3 Gram

TANJUNG, RK – Petugas gabungan yang terdiri dari unit Resnarkoba Polres Tabalong dan Unit Jatanras Polres Tabalong, kembali menggagalkan peredaran narkotika jenis sabu seberat 34,3 gram yang dibawa oleh dua orang di Bumi Sarabakawa.

Tidak hanya sabu, di tangan pelaku juga didapati 1 tablet obat diduga narkotika jenis ekstasi seberat 0,27 gram dan beberapa barang bukti lainnya.

Kapolres Tabalong AKBP M Muchdori ketika dikonfirmasi awak media membenarkan bahwa petugas gabungan Satresnarkoba dan Unit Jatanras Satreskrim Polres Tabalong yang dipimpin Kasat Resnarkoba Polres Tabalong Iptu Sutargo berhasil menangkap dua pelaku penyalahgunaan narkotika dengan inisial BK (36 tahun) dan MY(37 tahun) pada, Rabu (2/06/2021).

“Kedua pelaku diamankan saat berada disebuah rumah di Desa Wayau Kecamatan Tanjung, Tabalong,” ujarnya kepada awak media, Sabtu (5/6/2021).

Pelaku inisial BK merupakan warga Desa Wayau Kecamatan Tanjung yang berprofesi wiraswasta dan MY yang berprofesi sebagai petani merupakan warga Desa Usih Kecamatan Bintang Ara, Tabalong.

Penangkapan kedua pelaku ini ungkap Kapolres berawal dari informasi yang didapat dari warga setempat bahwa sering terjadinya transaksi narkotika jenis sabu-sabu di sebuah rumah di Desa Wayau Kecamatan Tanjung.

Berbekal informasi tersebut, petugas pun bebernya langsung melakukan penyelidikan di lapangan. Sesampainya di lokasi rumah tersebut, petugas berhasil menangkap kedua pelaku didalam rumah dan mendapati dilantai ruang tengah 1 buah kotak bekas rokok yang didalamnya berisi 2 bungkus plastik klip berisi serbuk kristal warna bening diduga narkotika jenis sabu – sabu dan 4 buah handphone.

Usai itu dilanjutkan penggeledahan rumah ditemukan 1 bungkus plastik warna hitam yang didalamnya berisi 2 bungkus plastik klip yang berisi serbuk kristal warna bening diduga narkotika jenis sabu – sabu disimpan diatas lemari pada ruang tengah.

Tidak hanya itu, petugas juga menemukan 1 kotak bekas benang jahit warna gold yang didalamnya berisi 1 kantong plastik klip yang berisi serbuk kristal warna bening, 1 tablet obat warna coklat diduga Narkotika, 2 pak plastik klip dan 1 buah timbangan digital warna hitam.

Jumlah serbuk bening diduga narkotika jenis sabu – sabu secara keseluruhan 6 paket dengan berat 34,3 gram dan diduga narkotika jenis ektasi sebanyak 1 tablet berat 0,27 gram.

Dari hasil interogasi BK mengakui bahwa sabu-sabu miliknya tersebut diperoleh dari seseorang yang berdomisili di kota Banjarmasin, Kalsel untuk dijual di Tabalong.

Sementara MY mengakui kepada petugas hanya membantu mengantarkan sabu – sabu yang dijual oleh rekannya BK.

“Saat ini kedua pelaku sudah ditahan di Polres Tabalong dan menjalani proses hukum lebih lanjut,” bebernya.(ys)

Editor: Agus Salim

 1,223 Views

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *