Connect with us

Bakeuda Kalsel

Realisasi Pajak Air Permukaan dan Bahan Bakar Kendaraan Bermotor Menggembirakan

BANJARMASIN, RK – Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Provinsi Kalsel mengapresiasi upaya Unit Pelayanan Pajak Daerah (UPPD) Samsat se-Kalsel yang gencar melakukan pendataan wajib pajak baru untuk air permukaan.

Hal ini tentunya menurut Kepala Bidang Pengelolaan Pendapatan Perpajakan Daerah (P3D) Bakeuda Kalsel H. Rustamaji SE, M.AP, sangat berpengaruh terhadap meningkatnya realisasi pajak air permukaan hingga April 2021 lalu.

“Karena gencar dilakukan pendataan, baik di sektor perkebunan, pertambangan hingga sektor lainnya yang menggunakan air permukaan. Maka wajib pajak di sektor ini bertambah hingga 100 perusahaan, ini tentunya juga membuat realisasi pendapatan pajaknya naik hingga April 2021,” ungkapnya.

Ada pun realisasi pajak air permukaan yang sudah berhasil dibukukan pihaknya hingga April 2021 sudah menembus angka 1,98 Miliar Rupiah atau sudah mencapai 44,18 persen dari target yang dicanangkan.

“Ini tentu sebuah hal yang cukup membanggakan. Kita juga optimis realisasi pajak air permukaan hingga akhir tahun bisa melebihi target,” tambahnya.

Tidak hanya realisasi penerimaan dari pajak air permukaan saja yang naik, realisasi pajak di sektor pajak bahan bakar kendaraan bermotor juga ikut mengalami kenaikan sampai April 2021.

Hal itu dikarenakan adanya upaya Pemerintah untuk mengurangi konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium di Kalsel untuk dialihkan ke konsumsi BBM jenis Pertalite dan Pertamax.

“Kan harga pokok penjualan BBM jenis Pertalite dan Pertamax itu lebih besar, jadi otomatis pajak yang kami dapat juga lebih besar. Makanya pendapatan pajak bahan bakar kendaraan bermotor ikut terkerek naik,” jelasnya.

Ada pun realisasi pendapatan pajak bahan bakar kendaraan bermotor hingga April 2021 sudah menembus angka 91 Miliar Rupiah dari sebelumnya hanya mencapai 80 Miliar Rupiah.

“Pencapaian kenaikan realisasi pajak ini tentunya sudah sangat baik, apalagi ditengah kondisi Pandemi Covid-19 dan ekonomi Kalsel yang belum sepenuhnya pulih,” tukasnya.(ian)

Editor: Arief Syarkawie

 1,404 Views

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *