Connect with us

Banjarbaru

100 Hari Pasca Dilantik, Ini yang Telah Dilakukan Aditya-Wartono

BANJARBARU, RK – Tak terasa sudah 100 hari pasangan HM Aditya Mufti Arififn dan Wartono memimpin Kota Banjarbaru. Lantas, apa yang sudah dilakukan Walikota dan Wakil Walikota dengan tagline JUARA ini?

Walikota Banjarbaru HM Aditya Mufti Ariffin mengungkapkan, saat ini pihaknya menyusun blueprint atau program kerja untuk mengatasi permasalahan di Banjarbaru. Salah satu yang menjadi prioritas adalah masalah banjir.

“Dalam 100 hari pasca dilantik kami sudah melakukan identifikasi masalah-masalah di Banjarbaru, salah satunya banjir. Kemudian menyusun langkah-langkah mengatasinya dalam blueprint,” ujar Aditya kepada wartawan, Kamis (10/6).

Dia menjelaskan, didalam blueprint atau program kerja tersebut begitu masa kepemimpinannya habis, maka Walikota akan datang tinggal meneruskan saja.

“Mengingat tiga setengah tahun merupakan waktu yang singkat. Maka kami siapkan blueprint ini, dan nanti tinggal meneruskan saja lagi program kerja yang sudah dibuat,” imbuhnya.

Pria yang akrab disapa Ovie itu juga memaparkan, menjadi perhatiannya dalam menjadikan Banjarbaru JUARA adalah penanganan eks pasar Bauntung Batuah, kemudian rumah Van Der Pijl serta kawasan kuliner di Banjarbaru.

Oleh sebab itulah mengajak insan pers dan masyarakat di Banjarbaru untuk mendukung program-program kerjanya tersebut.

“Apa yang diprogramkan Banjarbaru mohon dukungan. Tahun pertama membuat perencanaan, kemudian 2022 dan 2023 realisasi perencanaan yang sudah dibuat dan 2024 tinggal peresmian bertahap,” bebernya.

Lebih lanjut Ovie memaparkan, untuk pembangunan jangka panjang juga memperhatikan para pejalan kaki di Kota Banjarbaru.

“Kami akan membangun khusus penyeberangan bagi pejalan kaki,” ungkap Walikota Aditya.

Pertama, dibangun di kawasan Jalan A Yani Km 30 Banjarbaru. Berikutnya adalah Jalan A Yani depan Pondok Pesantren Al Falah putra di Landasan Ulin Kota Banjarbaru, sasarannya adalah santri di pondok ternama tersebut.

Pembangunan lainnya dikhususkan kepada pejalan kaki ialah dibuatkannya trotoar di Jalan Panglima Batur, yang padat dan ramai arus lalu lintas kendaraan bermotor.

Trotoar ini memadukan pembuangan air atau drainase, jaringan kabel-kabel. Tempat duduk untuk istirahat atau bersantai.

Langkah pembangunan ke depan lainnya, yakni di bidang perhubungan juga diterima kabar baik untuk Kota Banjarbaru, mendapatkan program pengadaan 50 bus dari Kementerian Perhubungan, yang dipusatkan di Kota Banjarbaru.

Kelanjutan Aero City yang merupakan program dari Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas). Dimulainya tahap pembangunan embung air, penetapan kampung kuliner di kampung pelangi atau dibangun di bantaran Sungai Kemuning.(riyadi)

Editor: Agus Salim

 

 985 Views

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *