Connect with us

Sport

Olimpiade Tokyo di Tengah Penolakan

The Japan Times

OLIMPIADE Tokyo akan dilaksanakan pada 23 Juli – 8 Agustus 2021, diikuti 200 negara dengan 11.090 atlet. Ada 33 cabang olahraga dengan 339 nomor tanding.

Olimpiade Tokyo 2020 merupakan ajang olahraga internasional terbesar yang dihelat mansuia. Olimpiade diadakan setiap empat tahun sekali dan terdiri dari olimpiade musim panas dan musim dingin.

Olimpiade Tokyo 2020 termasuk ke dalam olimpiade musim panas, karena waktu dan cabang olahraga yang dipertandingkan merupakan cabang olahraga yang tidak memerlukan es atau salju sebagai tempat pertandingan.

Dikutip dari bola.com, Olimpiade Tokyo 2020 sejatinya dihelat pada 24 Juli 2020 dan berakhir pada 9 Agustus 2020. Namun, akibat adanya virus asal Kota Wuhan, Tiongkok, membuat pesta olahraga internasional empat tahun sekali itu dipaksa harus diundur.

Pemerintah Jepang tidak mau mengambil risiko dengan tetap menyelenggarakan olimpiade dan membahayakan jiwa para atlet.

Namun, pandemi Covid-19 sudah satu tahun berlalu, sudah ditemukan beberapa macam vaksin guna memerangi virus tersebut. Masyarakat pun sudah banyak yang beradaptasi dengan kebiasaan baru demi mencegah penularan virus secara masif.

Meski virus terus bermutasi dan menyesuaikan keadaan, manusia juga tidak mau kalah dengan kenyataan, termasuk Pemerintah Jepang. Jepang terus berupaya untuk menyediakan dan memfasilitasi Olimpiade Tokyo agar bisa dihelat pada tahun 2021.

Kepala Badan Penyelenggara Olimpiade Tokyo, Seiko Hashiromo, optimis Olimpiade Tokyo dapat digelar pada Juli 2021 mendatang.

Ia membantah rumor buruk yang menyatakan olimpiade batal digelar karena lonjakan kasus Covid-19 yang terus bertambah di Negeri Sakura.

Disisi lain, politikus Jepang, Toshihiro Nikai mendesak pemerintah Jepang untuk membatalkan pagelaran tersebut. Sekjen Partai Liberal Democratic itu tidak ingin ajang olimpiade malah menambah kesengsaraan warga Jepang dan memperburuk keadaan.

“Kalau tidak memungkinkan, sebaiknya dibatalkan. Apa artinya olimpiade kalau harus bertanggung jawab terhadap penyebaran infeksi,” ujar Nikai.(rls)

 621 Views

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *