Connect with us

Nasional

Simak, Ini Kriteria Pekerja Penerima Bantuan Subsidi Upah Tahun 2021

JAKARTA, RK – Di masa PPKM level 3-4 ini, pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan atau Kemnaker kembali meluncurkan Bantuan Subsidi Upah (BSU) untuk beberapa golongan pekerja sebesar Rp 1 Juta yang diberikan sekaligus melalui transfer bank.

Hal ini ditujukan untuk mengurangi dampak PHK akibat pendapatan perusahaan menurun karena penghentian operasional yang diberlakukan pemerintah.

“Melalui BSU, diharapkan hubungan industrial harmonis dan kondusif di perusahaan tetap terjaga. Sehingga PHK dapat terhindarkan,” kata Menaker Ida Fauziyah melalui Siaran Pers, Rabu (21/7/2021).

Dilansir dari laman Kompas.com, adapun kriteria penerima BSU tahun 2021 antara lain :

– Warga Negara Indonesia (WNI)

– Pekerja/Buruh penerima Upah

– Terdaftar sebagai peserta jaminan sosial tenaga kerja yang masih aktif di BPJS Ketenagakerjaan.

– Pekerja/buruh calon penerima BSU berada di Zona PPKM IV

– Pekerja dengan upah dibawah Rp 3,5 juta, sesuai upah terakhir yang dilaporkan Pemberi Kerja kepada BPJS Ketenagakerjaan.

– Pekerja yang bekerja di wilayah PPKM dengan UMK diatas Rp 3,5 juta maka menggunakan UMK sebagai batasan kriteria upah.

– Pekerja berada pada sektor yang terdampak PPKM antara lain industri barang konsumsi, perdagangan dan jasa (kecuali jasa Pendidikan dan Kesehatan), transportasi, aneka industri, properti dan real estate.

Tahun ini, calon penerima BSU diestimasi mencapai kurang lebih 8 juta orang dengan kebutuhan anggaran sebesar Rp 8 triliun. Saat ini Kemenaker sedang dalam tahapan skrining data BPJS Ketenagakerjaan untuk memastikan penerima BSU sesuai dengan kriteria.

Nantinya, subsidi upah itu akan diberikan sebesar Rp 500.000 selama dua bulan dalam sekali pencairan. Artinya, pekerja akan menerima bantuan tersebut sebesar Rp 1 juta. “Peserta yang (mendapat subsidi gaji) adalah yang membayar iuran dengan iuran yang dihitung berdasarkan upah di bawah Rp 3,5 juta, sesuai dengan upah terakhir yang dilaporkan pemberi kerja kepada BPJS Ketenagakerjaan,” kata Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah.(rls)

 430 Views

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *