Connect with us

Banjarbaru

Banjarbaru Masuk Kriteria PPKM Level 4, Walikota: Pelaksanaannya Tunggu Instruksi Mendagri

BANJARBARU – Tingginya kasus Covid-19 di Kota Banjarbaru menjadi atensi semua pihak, termasuk pemerintah pusat. Bahkan, Kota Idaman berpotensi masuk kriteria yang harus menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4.

Walikota Banjarbaru HM Aditya Mufti Ariffin mengungkapkan Menteri Koordinator Perekonomian baru saja menyampaikan secara daring, mengenai beberapa Kabupaten/Kota yang diputuskan melaksanakan PPKM Level 4.

“Dari pertemuan daring tersebut dijelaskan pelaksanaan PPKM Level 4 menunggu pengumuman resmi presiden pada 25 atau 26 Juli,” ujar Aditya seusai mengikuti rakor bersama Menko Bidang Perekonomian secara daring dari Ruang Command Center Balai Kota Banjarbaru, Jumat (23/7).

Aditya menjelaskan, terdapat beberapa kriteria dalam penggolongan suatu wilayah termasuk pada level 2, 3 atau 4. Di antaranya melihat angka indeks jumlah kematian para pasien Covid-19 maupun tingginya angka penularan virus corona (positif-rate) di masyarakat.

Karena itulah, Aditya menegaskan Kota Banjarbaru juga masih menunggu pengumuman resmi status pandemi dari Presiden Joko Widodo serta Instruksi Kementerian Dalam Negeri. Apakah Kota Banjarbaru menggunakan PPKM level 2, 3 atau 4. “Jadi, tergantung instruksi pemerintah pusat,” tandasnya.

Aditya berharap agar warga Banjarbaru tidak usah panik atau khawatir yang berlebihan menyikapi kemungkinan pelaksanaan PPKM Level 4. Karena ini untuk kesehatan semua warga bukan hanya untuk orang tertentu saja.

“Kalau toh nantinya harus menerapkan PPKM Level 4, kita saling membantu masyarakat yang terdampak. Forkopimda Kota Banjarbaru juga akan mencari formulasi yang terbaik dalam menjalankan PPKM,” ujarnya.

Sekadar diketahui, dalam dokumen salinan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 23 Tahun 2021 yang ditandatangani Rabu (21/7/21) lalu, memuat sejumlah daftar wilayah di luar Pulau Jawa – Bali yang digolongkan dalam kriteria situasi pandemi level 3 sampai 4.  Namun, dalam dokumen tersebut tak mencantumkan nama Provinsi Kalimantan Selatan khususnya Kota Banjarbaru, baik pada kriteria level 3 atapun 4. Padahal, berdasarkan data KPC-PEN, Banjarbaru bersama Banjarmasin digolongkan masuk ke dalam daftar wilayah dengan status level 3.(rls/riyadi)

Editor: Agus Salim

 899 Views

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *