Connect with us

Balangan

Balangan PPKM Level 3, Apa Saja Ketentuan Protokol Kesehatannya?

PARINGIN, RK – Dengan ditetapkannya PPKM Level 3 untuk Kabupaten Balangan berdasarkan instruksi Menteri Dalam Negeri nomor 26 tahun 2021, protokol untuk mencegah penyebaran virus Covid-19 pun berlaku lebih ketat.

Di bidang pendidikan, pelaksanaan kegiatan belajar mengajar sekolah, perguruan tinggi, akademi dilakukan secara daring/online. Tempat kerja atau perkantoran 75% work from home (wfh) dan 25% work from office (wfo), rumah makan dan kafe yang skala kecil makan di tempat hanya 25% dan menerima makan dibawa pulang. Ddapun sekala sedang dan besar hanya menerima delivery dan tidak diperbolehkan makan di tempat.

Kemudian mal/pusat perdagangan/pusat pembelanjaan ada pembatasan jam operasional sampai dengan pukul 17.00 wita dan pengunjung hanya 25%. Tempat ibadah pengaturan kapasitas maksimal 25% serta mengoptimalkan beribadah di rumah.

Untuk area publik seperti fasilitas umum, taman, tempat wisata dan area publik lainnya sementara waktu ditutup. Pun dengan pelaksanaan kegiatan seni budaya sosial kemasyarakatan juga ditutup.

Adapun kegiatan olahraga tidak melibatkan penonton dan supporter, resepsi hajatan dan pernikahan paling 25% dari kapasitas tidak ada hidangan makanan di tempat.

Tranportasi umum maksimal 70% dan pelaku perjalan domestik wajib menunjukkan kartu vaksin minimal vaksin pertama, menunjukkan PCR H-2 untuk pesawat udara, serta antigen untuk mobil pribadi, sepeda motor, bis, kereta api & kapal laut, sedangkan sopir logistik dan tranfortasi barang dikecualikan.

Kapolres Balangan AKBP Nur Khamid, Selasa (27/7/2021) menegaskan, bahwa PPKM Level 3 ini pada dasarnya lebih kepada pengetatan protokol kesehatan (prokes) misalnya dalam acara pernikahan.

“Selain prokes ketat, kami mengimbau dalam acara pernikahan tak ada makanan di tempat. Hal ini untuk mengantisipasi adanya klaster baru. Di Level 3 ini juga misalnya ada pertandingan olahraga, maka jangan ada penonton,” ungkapnya.

Lebih lanjut disampaikan, upaya yang dilakukan agar PPKM Level 3 ini turun juga sudah dibahas dalam rapat di antaranya terkait masyarakat yang positif Covid-19 melaksanakan isolasi mandiri dengan baik, yang kedua menyuplai suplemen vitamin kepada masyarakat yang positif, dan dimonitor bagaimana perkembangannya.

“Apabila nanti saat dilakukan pemantauan terjadi peningkatan sakitnya, maka dibawa ke rumah sakit. Namun jikalau rumah sakit over maka disiapkan karantina di SKB,” jelasnya.

Agar kasus Covid-19 di Balangan ini menurun dengan diterapkannya PPKM Level 3, AKBP Nur Khamid mengimbau masyarakat agar melaksanakan, menjalankan, dan mentaati prokes dengan tertib dan ketat.

“Makanya tema pelaksanaan PPKM level 3 di Balangan ini adalah Balangan Bermasker. Di manapun, ke manapun, masker jangan sampai dilepas karena itu penting. Kami juga mengimbau agar bepergian keluar wilayah jangan dilakukan kalau memang tidak ada kepentingan urgent. Dan saya mengajak kepada masyarakat mohon kerjasamanya. Ayo kita bermasker agar kasus covid ini bisa turun,” tutupnya.(elh)

Editor: Sandi Firly

 354 Views

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *