Connect with us

Hukum

Keroyok Pelajar, Empat Remaja dan Satu Dewasa Diamankan Satreskrim Polres Tabalong

TANJUNG, RK- Satreskrim Polres Tabalong amankan empat anak di bawah umur dan satu orang pria dewasa yang diduga melakukan pengeroyokan seorang pelajar.

Kelima pelaku diamankan di rumah masing-masing setelah ada laporan dari korban yang didampingi orang tuanya ke Polres Tabalong pada Sabtu (4/9/2021).

Kapolres Tabalong AKBP Riza Muttaqin melalui Kasi Humas Polres Tabalong Iptu Mujiono membenarkan pihaknya telah mengamankan satu orang dewasa dengan inisial KL (19 tahun) warga Kecamatan Muara Harus Kabupaten Tabalong dan empat anakmasih di bawah umur, yakni UK(16 tahun), IW(16 tahun), DF(14 tahun), dan DS(16 tahun).

“Kelimanya diamankan atas laporan korban DA (15 tahun) yang didampingi orangtuanya karena tidak terima atas pengeroyokan yang dialami anaknya,” ujarnya, Rabu (8/9/2021).

Pengeroyokan, ungkapnya, terjadi pada Jumat (3/9/2021) sekitar pukul 23.00 di Terminal Pasar Kelua. Korban mengalami luka memar di bagian bawah mata sebelah kiri, mata kiri berwana merah, hidung pendarahan, rahang bawah sebelah kanan sakit, badan bagian belakang memar, kaki sebelah kiri terkilir.

Berdasarkan laporan tersebut, jajaran Satreskrim Polres Tabalong dipimpin Kasat Reskrim AKP Trisna Agus Brata langsung mengamankan kelima pelaku di rumahnya masing-masing.

Pengeroyokan berawal korban bersama temannya LAN (15 tahun) dengan kendaraan roda dua dari Amuntai ke Marido di Desa Kasiau Kecamatan Murung Pudak.

Pulang dari sana, saat berada di kawasan Terminal Pasar Kelua sekitar pukul 20.00 Wita, keduanya didatangi seorang remaja yang sudah dikenal oleh korban dan memintanya untuk mengikutinya ke dalam terminal.

Di terminal itu, keduanya telah diadang sekitar 12 orang, dan langsung dikeroyok. Melihat itu, teman korban melindungi korban namun ia juga dipukul oleh sekelompok orang yang mengakibatkan sakit pada bagian belakang kepala dan pinggang.

Usai aksi pengeroyokan, sekelompok orang tersebut langsung melarikan diri. Oleh warga, sekitar korban dibawa ke Puskesmas Kelua untuk pengobatan. Kejadian ini diperkirakan karena ada dendam antara pelaku dengan korban.

“Perkara ini sudah ditangani Polres Tabalong melalui Unit PPA Satreskrim Polres Tabalong. Kelima pelaku sudah diamankan dan saat ini masih dalam proses penyidikan oleh Satreskrim Polres Tabalong,” ujarnya.(ys)

Editor : Andi

 318 Views

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *