Connect with us

Hukum

Kabur dari Rutan, Pasutri Kasus Narkoba Akhirnya Diringkus, Begini Kronologisnya

Kapolres HST AKBP Sigit Hariyadi saat Konferensi Pers, di Ruang Media Center Polres HST.(foto ary)

BARABAI, RILISKALIMANTAN.COM – Pelarian Desy Raihana (29) terduga kasus narkoba akhirnya berakhir. Hanya dalam waktu lima hari pasca melarikan diri dari Rutan Kelas II B Barabai, Satresnarkoba Polres Hulu Sungai Tengah (HST) kembali meringkusnya.

Wanita berambut pirang ini diringkus kembali bersama suaminya, Ikhwan Rizani (30) di wilayah Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) Jumat (22/4) malam sekitar pukul 21.00 Wita.

Keduanya ditangkap di salah satu ruko di Kabupaten Tanbu, tepatnya di Kecamatan Simpang Empat.

“Kebetulan suami ini juga dalam pengejaran kami, sebelumnya ia juga residivis kasus narkoba,” ungkap Kapolres HST AKBP Sigit Hariyadi saat Konferensi Pers, di Ruang Media Center Polres HST, Sabtu (23/4) malam.

Kapolres mengatakan, pihaknya melakukan pengejaran kurang lebih lima hari hingga kedua tersangka berhasil diamankan.

“Dari perkembangan dan penyelidikan, tersangka akan melarikan diri ke seberang pulau. Terkait hukuman apakah bertambah atau tidak, nanti saat persidangan, tentu ini sudah ada unsur sengaja dan  hingga tersangka  bisa kabur,” ujar Kapolres didampingi Kasat Resnarkoba AKP Lamris Manurung dan Karutan Barabai Gusti Iskandarsyah.

Pelarian pasutri ini, ungkapnya, terencana atau tidak masih dalam proses penyidikan. Yang pasti suami ikut membantu terlibat dalam pelarian Desy.

“Alasan kenapa tersangka ini kabur juga masih diselidiki. Kemungkinan, karena Lebaran hampir tiba ini menjadi atensi, semua masyarakat secara manusiawi ingin berkumpul bersama keluarganya.

Hal itu, menjadi latar belakang yang bersangkutan melarikan diri,” ungkapnya.

Tersangka Desy ini kembali dititipkan ke Rutan Kelas II B Barabai, sebab di Polres tidak ada tahanan khusus untuk wanita. Sementara si suami tetap ditahan di Polres HST.

Terkait anaknya sendiri yang dilibatkan dalam aksi pelarian sudah bersama kakek dan neneknya (orang tua dari Desy).

“Anak tersangka Desy sejak awal sudah dikembalikan ke pihak keluarga dan sudah diambil keterangan yang diperlukan dari anak ini,” ujar kapolres.

Menyangkut permasalahan yang telah terjadi, lanjut Kapolres, ini menjadi pelajaran semua baik itu Polres atau Rutan, agar meningkatkan kewaspadaan dan pengawasan dalam segala hal lebih ketat lagi.

Sekadar informasi, Desy sebelumnya merupakan tahanan titipan dari Polres HST yang kabur dari Rutan Barabai sekitar pukul 09.30 Wita, Senin (18/4).

Desy berhasil lari setelah bertukar pakaian dengan anaknya saat membesuk di rutan. Pelarian ini dibantu oleh seorang laki-laki yang ternyata adalah suami Desy sendiri, yang mengantar anaknya tersebut dan menunggu di luar pos jaga Rutan Kelas II B Barabai.

Desy sebelumnya ditangkap Tim Opsnal Satres Narkoba, John Lee CS di kediamannya di Desa Banua Kupang, Kecamatan Labuan Amas Utara (LAU), Jumat (1/4) lalu.

Penangkapan tersebut Pihak John Lee CS pun berhasil mengamankan barang bukti sabu-sabu sebanyak enam paket dengan berat bruto 1,96 gram ada handphone, dan uang seperti berita sebelumnya, beserta barang bukti lainnya yang di perlihatkan.(ary)

Editor: Agus Salim

Di Posting 24/04/2022 12:42 PM by Agus Salim

 725 Views

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *