Connect with us

Hukum

Rugikan Korban Rp45 juta, Polisi Amankan Terduga Penipuan Berkedok Pengacara

KOTABARU, RILISKALIMANTAN.COM – Satreskrim Polres Kotabaru berhasil mengamankan seorang terduga pelaku penipuan terhadap seorang warga Desa Tamiang, Kecamatan Pamukan Utara.

Pelaku berinisial M (45) diamankan Satreskrim Polres Kotabaru dipimpin IPDA Prayuda Bima Wibawa dan dibackup Anggota Subdit III Jatantas Dit Reskrimum Polda Kalsel, Sabtu (28/05) di Desa Anjir, Kabupaten Barito Kuala.

Kapolres Kotabaru AKBP M Gafur Aditya Siregar melalui Kasat Reskrim AKP Abdul Jalil membenarkan perihal penangkapan tersebut.

“Benar, usai dapat laporan dari korban kami lantas bergerak mengamankan pelaku M di Kabupaten Batola,” ujar Jalil, Jumat sore (3/6).

Jalil mengungkapkan awal mula kasus berdasarkan laporan korbannya. Pelaku menawarkan jasa untuk mengurus kasus yang sedang dialami suami korban.

Kemudian tawaran tersebut diterima korbannya dan menyerahkan berkas untuk dipelajari oleh pelaku. Pelaku lantas menyebut bahwa pengurusan kasus suaminya itu tidak gratis, ada biayanya.

“Nah, pada 20 Oktober 2021, pelaku minta uang sebesar Rp10 juta yang ditransfer ke rekening milik pelaku, ” tutur Jalil.

Lalu, lanjut Jalil, pada 26 Oktober 2021, pelaku datang menemui korban dengan maksud membahas kasus suami korban.

“Disitu pelaku menunjukkan foto-foto dirinya kepada korban saat berada dipersidangan dengan mengenakan baju pengacara,” kata Jalil.

Pada hari yang sama jam yang berbeda, sambung Jalil lagi, korban kembali memberikan uang sebesar Rp20 juta kepada pelaku.

Kemudian pada 30 November 2021, pelaku kembali minta uang kepada korban dan digenapkan jadi Rp50juta, dengan maksud untuk dibagi 3 dengan Jaksa, hakim dan seseorang yang tidak disebutkan pelaku.

“Namun korbannya hanya menyanggupi Rp15 juta, dan dikirim lagi ke rekening yang sama sebelumnya,” kata Jalil.

Hingga pada 29 April 2022, korban ujar Jalil mendapat informasi bahwa yang mengawal kasus suaminya ternyata bukan lah si pelaku, dan pengurangan vonis hukuman yang dijanjikan pelaku kepada suami korban tidak ditepati.

Dibeberkan Jalil, pelaku juga telah mengakui perbuatannya menipu korban dengan cara mengimingi pengurangan hukuman suami korban.

“Pelaku juga mengakui telah menerima uang dari korban sebanyak Rp45 juta, ” ungkap Jalil.

Uang itu, kata Jalil diberikan pelaku kepada kuasa hukum suami korban Rp3 juta, dan Rp2,2 juta diberikan kepada kuasa hukum untuk proses banding, dan sisanya digunakan pelaku untuk pribadinya.

“Saat ini pelaku dan barang bukti berupa 2 lembar screenshot bukti transfer bank sudah diamankan di Mapolres Kotabaru, pelaku diancam dengan Pasal 378  KUHP tentang Penipuan,” pungkas Jalil.(wd)

Editor: Agus Salim

Di Posting 05/06/2022 7:50 PM by Agus Salim

 636 Views

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *