Connect with us

Tanah Bumbu

Kader Pangan B2SA Diminta Manfaatkan Pekarangan untuk Membantu Perekonomian Keluarga

BATULICIN, RILISKALIMANTAN.COM – Kader Pangan B2SA (Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman) se-kabupaten, mendapat fasilatasi penyelangaraan Bimtek dari Dinas Ketahanan Pangan  dan Pertanian Kabupaten Tanah Bumbu di Kecamatan Kusan Hilir, (20/6/2012).  

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Tanbu diwakili Sekretaris Dinas, Lamijan menyampaikan ucapan terima kasih kepada Dinas Ketahanan Pangan Kalsel atas kesempatan yang diberikan untuk pelaksanaan Bimtek di Bumi Bersujud.

Lamijan juga melaporkan, setelah penyesuaian nomenklatur, saat ini dinasnya memiliki berbagai subsektor dari hulu hingga ke hilir. Dengan bergabungnya berbagai bidang itu, maka urusan pangan akan semakin solid, sehingga memudahkan dalam membangun ketahanan pangan dan pertanian secara umum.

Terkait  dengan Bimtek itu, ia menyampaikan apresiasi khusus terhadap para ibu kader pangan B2SA yang telah menyempatkan diri untuk hadir mengikuti kegiatan, karena akan memiliki berbagai manfaat bagi keluarga dan masyarakat disekitarnya.

Dia berpesan kepada para kader untuk meningkatkan pemanfaatan pekarangan guna membantu perekonomian keluarga, baik ditanam secara langsung, lewat pot atau dengan media polybag.

“Kreatifitas dalam memanfaatkan pekarangan akan sangat membantu sumber penyediaan gizi keluarga,” sebut Lamijan.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kalsel, Fathurrahman saat membuka Bimtek mengatakan, kebutuhan pangan merupakan hak asasi dari setiap manusia. Ketersediaan pangan selama ini di Kalsel dipenuhi, baik secara mandiri ataupun mendatangkan produk pangan dari luar daerah.

Namun begitu ujar dia, untuk komoditas tertentu masih sangat bergantung dari luar, seperti bawang dan cabe rawit. Karena itu, pemanfaatan pekarangan  salah satu solusi di tingkat keluarga untuk mengatasi keterbatasan nya.

Pola konsumsi pangan juga menjadi faktor keberhasilan penyiapan sumberdaya manusia. Dengan kondisi kasus stunting di Kalsel yang termasuk tinggi di Indonesia, maka asupan pangan B2SA menjadi sangat penting, terutama untuk diterapkan pada 1.000 hari pertama kelahiran. “Ini menjadi tugas bersama pemerintah dan masyarakat, khususnya para kader pangan untuk menjadi corong dan membantu sebagai perpanjangan pemerintah dalam mensosialikan pentingnya pangan dan gizi keluarga”, katanya.

Sementara itu didalam proses Bimtek yang dilaksanakan ini,  para kader akan dibimbing oleh narasumber yang disiapkan Dinas Ketahanan Pangan Kalsel untuk mengolah menu B2SA dengan menggunakan potensi lokal dari hasil laut, seperti ikan dan cumi, dan setelahnya  peserta akan mendapatkan sertifikat.

Bimtek kader pangan B2SA ini merupakan yang ke sembilan dilaksanakan oleh Dinas Ketahanan Pangan Kalsel di seluruh kabupaten kota. Bimtek ini merupakan kegiatan Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Selatan yang juga dilaksanakan di wilayah kabupaten kota lainnya, yang diikuti  kader pangan dari perwakilan Posyandu di seluruh 12 kecamatan yang ada.(wan)

Editor: Agus Salim

Di Posting 22/06/2022 4:49 PM by Agus Salim

 786 Views

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *