Connect with us

Banjarbaru

Wury Ma’ruf Amin Minta Penanganan Stunting di Kalsel Dilakukan Secara Gotong Royong

BERI VITAMIN: Isteri Wakil Presiden RI Wury Ma’ruf Amin saat memberikan vitamin A kepada salah satu anak di Posyandu Kenang Kota Banjarbaru - Foto Dok

BANJARBARU, RILISKALIMANTAN.COM- Isteri Wakil Presiden Republik Indonesia (RI) Wury Ma’ruf Amin menghimbau semua pihak untuk bisa melakukan penanganan stunting di Provinsi Kalsel secara bersama-sama.

Hal itu disampaikannya saat melakukan kunjungan kerja bersama Wakil Presiden Ma’ruf Amin, Kamis (11/8/2022) ke Posyandu Kenanga, Jl. Gotong Royong, RT 02 RW 04, Kelurahan Loktabat Selatan, Kecamatan Banjarbaru Selatan, Kota Banjar Baru.

“Ini semua harus dilakukan secara gotong royong, kerja sama, dan saling memperkuat. Pemerintah tidak mungkin melakukan penurunan stunting sendirian. Oleh karena itu, saya minta perguruan tinggi, organisasi profesi, organisasi keagamaan, media, dan sektor swasta melalui CSR (tanggungjawab sosial perusahaan) untuk memberikan dukungan konkret dalam upaya percepatan penurunan stunting,” tegasnya.

Dirinya dalam kesempatan ini juga meminta agar TPPS Kelurahan mengkordinasikan Tim Pendamping Keluarga (TPK) dan Kader Posyandu dan kader lainnya.

“Karena upaya percepatan penurunan stunting memerlukan konvergensi antar program dan antar pelaku,” pesannya.

Dirinya juga berpesan bahwa vitamin A sangat penting bagi Balita. Vitamin A sangat penting untuk organ penglihatan, pertumbuhan tubuh, pembelahan sel, kesehatan sistem reproduksi, dan menunjang sistem kekebalan tubuh.

“Fungsinya banyak, di antaranya adalah menjaga kesehatan mata, memperkuat sistem kekebalan tubuh, menunjang pertumbuhan janin, menjaga kesehatan tulang, dan mencegah campak,” terangnya.

Lalu asupan ASI eksklusif untuk bayi usia 0-5 bulan juga sangat berharga. Selama 6 bulan pertama, bayi cukup diberikan ASI saja tanpa menambahkan dan atau mengganti dengan makanan atau minuman lain, termasuk air putih.

ASI adalah sumber asupan gizi bagi bayi baru lahir. Masa 6 bulan ini adalah periode emas bagi perkembangan anak sampai 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).

“Saya minta kita semua, laki-laki dan perempuan, mendukung ibu untuk memberikan ASI eksklusif pada anaknya secara sempurna,” tegasnya lagi.

Sekedar diketahui, di Posyandu Kenanga, Wapres dan Ibu Hj. Wury Ma’ruf memastikan Posyandu berjalan secara aktif sesuai dengan tugas dan fungsinya, terutama dalam melakukan deteksi dini dan penanganan Balita stunting.

Dalam kunjungan kali ini, Wapres dan Ibu Wuri Ma’ruf Amin didampingi petugas kesehatan juga meneteskan vitamin A pada mulut salah seorang bayi yang berkunjung ke Posyandu bersama orang tuanya. Lalu di momen itu juga
Wapres dan Ibu Wury Ma’ruf Amin juga berdialog dengan para kader Posyandu, petugas kesehatan, guru PAUD, serta masyarakat pengunjung Posyandu.

Momen kunjungan Wapres dan Ibu Wury Ma’ruf Amin ke Posyandu pada bulan Agustus ini bertepatan dengan momen Bulan Timbang, Ukur, dan Pemberian Vitamin A di Posyandu. Sebagaimana diketahui, penimbangan dan pengukuran merupakan salah satu upaya penting untuk memantau pertumbuhan dan perkembangan anak terutama Balita, sebagai upaya deteksi dini stunting. Selain itu, bulan Agustus ini juga, tanggal 1-7 Agustus, adalah Pekan ASI Sedunia.

Sebagai informasi, dalam Keputusan Menteri PPN/Kepala Bappenas Nomor: KEP.101/M.PPN/HK/06/2022 tentang Penetapan Kabupaten/Kota Lokasi Fokus Intervensi Percepatan Penurunan Stunting Terintegrasi Tahun 2023, Provinsi Kalimantan Selatan termasuk 12 provinsi prioritas khusus dimaksud. Berdasarkan data SSGI 2021, prevalensi stunting Provinsi Kalsel berada pada 30,0%, di atas angka nasional yang 24,4%.(rls)

Editor: Arief Syarkawie

Di Posting 11/08/2022 4:24 PM by Arief Syarkawie

 3,669 Views

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *