Connect with us

DPRD Kotabaru

RDP Permasalahan Lahan Warga Sepapah di Dewan Kotabaru, BPN Segera Turun ke Lapangan

Ketua Komisi I DPRD Kotabaru Gewsima Mega Putera usai memimpin RDP bersama warga Desa Sepapah.(foto : Istimewa)

KOTABARU, RILISKALIMANTAN.COM – Permasalahan tanah warga Desa Gunung Batu Besar, Kecamatan Sampanahan akhirnya masuk ke gedung DPRD Kotabaru.

Kamis, (24/11/22), Komisi I DPRD Kotabaru menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) guna mencari penyelesaian persoalan warga yang merasa lahannya dijual ke PT. Sumber Daya Energi (SDE).

PT SDE sendiri merupakan perusahaan batubara bawah tanah asal China yang izin operasionalnya berada di Kecamatan Kelumpang Barat, Kotabaru.

Sedangkan lahan yang dijual ke PT SDE itu berada di antara Sungai Sepinang dan Sungai Suyau, Desa Sepapah, kecamatan Sampanahan, yang masuk dalam kawasan jalan houling perusahaan.

Hadir dalam RDP itu Ketua Komisi I Gewsima Mega Putera, Sekdakab, Kepala BPN Kotabaru, perwakilan PTPN XII, Camat dan Forkopimca Sampanahan, LSM, warga dan jajaran Desa Gunung Batu Besar dan Desa Sepapah.

Dikatakan Camat Sampanahan, Juhai, bahwa sebelumnya ia dan jajaran forkopimca Sampanahan sudah melakukan mediasi atas permasalahan lahan itu, namun menemui jalan buntu.

“Warga maupun perusahaan bersikeras masing-masing merasa berhak dan benar, ” tutur Juhai.

Setelah itu, kata Juhai, pihaknya menyarankan warga untuk melakukan mediasi kedua melalui PTPN.

“Dan itupun tidak tercapai kesepakatan, ” ungkapnya.

Lanjut Juhai, dilakukan lagi mediasi ketiga kalinya di Desa Sepapah, namun lagi-lagi belum ada jalan tengah yang dicapai.

“Kami pihak kecamatan dan forkopimca sudah memberikan usaha yang maksimal walaupun belum juga dicapai kesepakatannya, ” kata Juhai.

Sementara, Gewsima Mega Putera mengatakan kesimpulan dari RDP itu merekomendasikan kepada BPN untuk turun ke lapangan mencari solusi terbaik bagi masyarakat.

“Teman-teman dari BPN siap turun ke lapangan untuk melakukan pengecekan status dan batas lahannya,” kata Putera.

“Kita di sini tidak bisa memutuskan mana yang benar atau yang salah, kita di legislatif ini memfasilitasi dan mendengarkan apa yang warga sampaikan, ” imbuhnya.(wd)

Editor: Agus Salim

Di Posting 25/11/2022 10:33 AM by admin

 688 Views

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *